Rabu, 30 November 2011

Kritik Normatif - Kritik Arsitektur

Kritik normatif adalah mengkritisi sesuatu baik abstrak maupun konkrit sesuai dengan norma,aturan,ketentuan yang ada.

Hakikat kritik normatif adalah

  • Adanya keyakinan (conviction) bahwa di lingkungan dunia manapun, bangunan dan wilayah perkotaan selalu dibangun melalui suatu model, pola, standard atau sandaran sebagai sebuah prinsip.
  • Dan melalui ini kualitas dan kesuksesan sebuah lingkungan binaan dapat dinilai.
  • Norma bisa jadi berupa standar yang bersifat fisik, tetapi adakalanya juga bersifat kualitatif dan tidak dapat dikuantifikasikan.
  • Norma juga berupa sesuatu yang tidak konkrit dan bersifat umum dan hampir tidak ada kaitannya dengan bangunan sebagai sebuah benda konstruksi

4 metode sebagai kritik normatif seperti berikut :

a. Doktrin ( satu norma yang bersifat general, pernyataan prinsip yang tak terukur)

b. Sistem ( suatu norma penyusunan elemen-elemen yang saling berkaitan untuk satu tujuan)

c. Tipe ( suatu norma yang didasarkan pada model yang digenralisasi untuk satu kategori bangunan spesifik)

d. Ukuran ( sekumpulan dugaan yang mampu mendefinisikan bangunan dengan baik secara kuantitatif)

dalam hal ini akan dibahas mengenai metode Tipe. Metode Tipe adalah suatu norma yang didasarkan pada model yang digenralisasi untuk satu kategori bangunan spesifik.

MASJID KUBAH EMAS, DEPOK


Masjid kubah emas atau Masjid Dian Al Mahri yang letaknya di Depok, Jawa Barat, tepatnya di Jalan Meruyung, Kelurahan Limo, Kecamatan Cinere, Depok. Masjid ini mulai di bangun pada tahun 1999, dan di resmikan pada bulan April tahun 2006. Masjid ini merupakan milik pribadi dari Hajjah (Hj) Dian Djurian Maimun Al-Rasyid,seorang pengusaha dari Serang, Banten dan pemilik Islamic Center Yayasan Dian Al-Mahri.
Masjid ini luas bangunannya mencapai 8.000 meter persegi dan berdiri di atas lahan seluas 70 hektare. Secara umum, arsitektur masjid mengikuti tipologi arsitektur masjid di Timur Tengah dengan ciri kubah, minaret (menara), halaman dalam (plaza), dan penggunaan detail atau hiasan dekoratif dengan elemen geometris dan obelisk, untuk memperkuat ciri keislaman para arsitekturnya. Ciri lainnya adalah gerbang masuk berupa portal dan hiasan geometris serta obelisk sebagai ornamen.

Bangunan Masjid Kubah Emas,depok menggunakan gaya Arsitektur Byzantium. Arsitektur Byzantium merupakan arsitektur yang berada di zaman Yunani kuno,tepatnya di Konstantinopel.
Konstantinopel merupakan salah satu kota terpenting di dunia, kota ini dikelilingi tembok-tembok besar yang kokoh yang dikenal dengan nama tembok konstantin, yang dibangun pada tahun 330 Masehi oleh Kaisar Constantine I. Konstaninopel memiliki posisi yang sangat penting di mata dunia. Konstantinopel merupakan salah satu kota terbesar dan benteng terkuat di dunia saat itu, dikelilingi lautan dari tiga sisi sekaligus, yaitu selat Bosphorus, Laut Marmarah dan Tanduk Emas (golden horn) yang dijaga dengan rantai yang sangat besar, hingga tidak memungkinkan untuk masuknya kapal musuh ke dalamnya. Kota ini merupakan sebuah magnet komersial, kultural, dan diplomatik. Dengan letak strategisnya itu, Konstantinopel mampu mengendalikan rute antara Asia dan Eropa, serta pelayaran dari dari Laut Mediterania ke Laut Hitam. Pentingnya posisi konstantinopel ini digambarkan oleh Napoleon dengan kata-kata “…..kalaulah dunia ini sebuah negara, maka Konstantinopel inilah yang paling layak menjadi ibukota negaranya!”.



Sketsa - Kritik Arsitektur


Kolong Jembatan digunakan sebagai tempat tidur (tempat tinggal) oleh para tunawisma. Ini membahayakan diri mereka sendiri jikalau sewaktu - waktu terjadi pasang di air kali tersebut.

Selasa, 29 November 2011

Fotografi - Kritik Arsitektur

1. Koridor busway yang seharusnya di pakai untuk pengguna Busway dijadikan sebagai tempat Tunawisma mengais rejeki. Sehingga menghambat jalur para pengguna Busway yang melintas.



2. Jembatan penyebrangan di depan Blok Plaza bertambah fungsinya yang awalnya sebagai tempat penyebrangan bagi pejalan kaki, dan di tambah dengan para pedagang yang menjajakan barang dagangannya di sepanjang jembatan penyebrangan tersebut.




3. Salah satu gedung kantor yang terdapat di daerah Blok M mempunya GSB (Garis Sepadan Bangunan) yang kurang sesuai dengan peraturan pemerintah setempat. Juga area drop off dan masuk basement yang kurang nyaman dilalui karena sempitnya area sirkulasi.


Senin, 30 Mei 2011

ARTSCIENCE MUSEUM AT MARINA BAY SANDS




Artscience museum adalah museum karya moshe safdie yang merupakan salah satu development building yang ada di Marina Bay yang dibuka pada tanggal 17 Februari 2011. Ide bentuk desainnya adalah teratai dan merupakan symbol ucapan selamat datang bagi para wisatawan. Ketinggian bangunan mencapai 60m dengan menggunakan struktur lattice dan konstruksi baja. Museum ini ditopang oleh 10 kolom yang diikat pada bagian tangannya oleh keranjang seperti melayang diatas tanah. Museum ArtScience memiliki ruang galeri 21 dengan luas 50.000 kaki persegi (6.000 meter persegi).
Pameran akan mencakup fitur permanen seperti objek menunjukkan prestasi seni dan ilmu pengetahuan selama berabad abad, sepanjang garis Leonardo da VinciFlying Machine, Lentera Kongming, ikan robot berteknologi tinggi dan membuka museum dengan pameran koleksi dari kargo kapal karam Belitung, dinasti Tangharta yang ditemukan dan hati-hati dijaga oleh Tilman Walterfang dari Dasar LautExplorasi NZ Ltd





pameran Museum ArtScience akan fokus pada penyelidikan mengenai bagaimana disiplin individu seni rupa, eksperimen ilmiah,media, teknologi, desain dan arsitektur berhubungan dengan dan memperkaya satu sama lain. Tom Zaller, Direktur Museum ArtScience, mengembangkan program yang menenggelamkan penonton dalam perjalanan kreativitas dan penemuan. Pamerantetap museum, ArtScience: Perjalanan Melalui Kreativitas fitur serangkaian galeri berjudul "Curiosity," "Inspirasi," dan "Ekspresi," masing-masing yang menggunakan artefak perwakilan dan presentasi multimedia untuk mengeksplorasi inovasi dan manifestasi dari proses kreatif - dari Cina kuno gulir dan Leonardo Da VinciMachines Terbang ke model molekuler dari "Buckyball" dan ikan robot berteknologi tinggi.






Desain Museum terdiri dari dua bagian prinsip. Dasar, yang tertanam di bumi dan dikelilingi oleh air Teluk dan kolam lily raksasa, dan struktur bunga seperti yang terbuat dari 10 kelopak, yang dibuat oleh geometri spheroids dari berbagai jari-jariyang tampaknya mengapung diatas dasar kolam yang indah. Kelopak, atau jari karena beberapa merujuk kepada mereka, naik ke langit dengan ketinggian bervariasi, masing-masing dimahkotai oleh skylight yang menarik di siang hari menembus dasar dan menerangi dalam galeri. Bentuk secara keseluruhan telah dibandingkan dengan bunga teratai dan telah dijuluki, "menyambut tangan Singapura," oleh Sheldon Adelson, ketua Las Vegas Sands Corporation yang dikembangkan Marina Bay Sands. Museum ini masuk melalui kaca paviliun yang berdiri bebas. Besar lift dan eskalator menyampaikan masyarakat untuk galeri-galeri bawah dan atas. Secara total, ada tiga tingkat galeri dengan luas total 6.000 meter persegi.
Bentuk atap seperti piring mengumpulkan air hujan dan mengalir melalui suatuoculus, menciptakan air terjun melalui pusat museum yang feed kolam interior.Struktur museum asimetris, dikandung oleh Arup, mencapai ke atas ke langit setinggi60 meter dan didukung oleh struktur kisi baja yang rumit. Perakitan ini didukung olehsepuluh kolom dan terikat di tengahnya oleh pusat-keranjang-seperti diagrid sebuah patung yang menampung kekuatan asimetris yang membentuk bangunan menghasilkan. Hasil dalam resolusi efisien kekuatan struktur bangunan, memberikan kualitas yang tampaknya ringan seperti melayang di atas tanah. Amplop museumterdiri dari dua kali kulit melengkung Diperkuat Serat Polimer [FRP] biasanya digunakan pada skala tertentu dalam pembangunan perahu dan yacht. Sisi vertikalsetiap kelopak yang dilapisi manik-mengecam panel stainless steel. Penggunaan belum pernah terjadi sebelumnya FRP telah memungkinkan-sendi kurang, kulit terus menerus untuk setiap permukaan seperti berlayar mencapai rasa ringan dengan kelopak mereka berkilauan. Seperti di tempat lain di Marina Bay Sands, bangunantujuan dan mencapai tingkat tertinggi keberlanjutan. "

Minggu, 17 April 2011

ADAT ISTIADAT YANG MEMBELENGGU MASYARAKATNYA


UPACARA KEMATIAN ADAT TORAJA

Ketidakpastian akan misteri kehidupan setelah mati, menciptakan kekhawatiran akan nasib si mati di alam baka. Di dataran tinggi Tana Toraja, Provinsi Sulawesi Selatan, upaya untuk menguak misteri itu telah menciptakan sebuah prosesi religius yang begitu rumit, kompleks, dan memakan banyak tenaga serta biaya. Masyarakat Toraja menyebutnya dengan Upacara Rambu Solok.

Ritual itu dikenal sebagai upacara pengantar jenazah seseorang ke penguburan. Meski hanya sebuah ritual kematian, penyelenggaraan upacara itu layaknya sebuah pesta besar. Sebab, puluhan ekor kerbau dan babi mesti dikorbankan dengan melibatkan massa secara kolosal dan membutuhkan dana puluhan hingga ratusan juta bahkan milyaran rupiah.

Jika mengikuti tata cara Aluk To Dolo, upacara Rambu Solok sebenarnya adalah upacara yang rumit dan kompleks. Namun, sejak masuknya agama Kristen, Katolik, dan Islam, beberapa bagian prosesi telah dihilangkan. Kini, secara umum, ada empat bagian prosesi yang masih terus dilakukan, yaitu Mapalao, penerimaan tamu, penyembelihan kerbau, dan penguburan.

Upacara Mapalao adalah ritual untuk membawa jenazah ke pusat prosesi, yaitu di rumah adat Tongkonan. Mapalao dilakukan dengan mengarak keranda jenazah dari rumah tinggal menuju Tongkonan keluarga. Di sanalah, jenazah disemayamkan sementara waktu di sebuah Lakean yang terletak di ujung Tongkonan.

Usai upacara Mapalao, keluarga menerima kedatangan para tamu untuk memberi penghormatan terakhir kepada almarhum. Bunyi lesung yang ditabuh sejumlah wanita menjadi pertanda ada tamu yang datang.

Para tamu datang dalam kelompok-kelompok keluarga dengan membawa hewan seperti kerbau dan babi untuk disumbangkan. Setiap kali rombongan tamu tiba, tuan rumah segera membawa mereka ke Lantang dan menyediakan hidangan. Di saat yang sama, alunan kidung kesedihan dari penari Renteng sengaja dilantunkan untuk menggambarkan sejarah hidup almarhum.

Proses yang agak rumit terjadi saat upacara penyembelihan kerbau. Sebab, hewan yang telah diterima keluarga, baik dari sumbangan maupun keluarga sendiri akan dihitung oleh panitia yang terdiri dari keluarga, aparat desa, dan masyarakat adat. Dalam proses ini, sering terjadi negosiasi yang alot.

Terkadang, protes datang karena ketakpuasan soal jumlah kerbau yang harus disembelih. Namun, kesepakatan akhir tetap harus terjadi, tak peduli proses negosiasi berakhir dengan protes. Di depan Tongkonan dan keranda jenazah, satu demi satu tebasan pedang para penjagal mengakhiri ajal sang kerbau.

Setelah semua rangkaian upacara telah dilewati maka saatnya dilakukan penguburan. Masyarakat Toraja mempunyai tradisi unik dalam mengubur orang yang telah mati. Penguburan tak dilakukan di tanah, tapi di goa-goa alam yang terletak di tebing-tebing pegunungan. Bahkan, mereka meyakini bahwa semakin menantang proses penguburan maka semakin tinggi pula derajat keluarga yang meninggal.

Akhirnya, sebuah prosesi penguburan yang sangat berbahaya dilakukan. Mulai dari kelincahan, keberanian, serta dorongan keyakinan spiritual. Terkadang, nyawa harus dipertaruhkan dalam proses penguburan ini. Semuanya dilakukan dengan penuh keyakinan bahwa yang diperbuat akan membahagiakan leluhur yang telah meninggal.
Bagaimana pun, rambu solok telah menjadi fenomena dalam kehidupan masyarakat, bahkan tidak jarang melahirkan sikap pro dan kontra. Pada satu sisi budaya ini dianggap positif. Bukan hanya dalam rangka melestarikan adat istiadat dan tradisi, tapi juga berdampak pada kehidupan keseharian masyarakat, terutama dengan kebersamaan dan kerjasama warga.

Belum lagi jika dikaitkan dengan pengembangan sektor pariwisata, karena tradisi ini dianggap sebagai salah satu sektor unggulan dan sangat potensial mendatangkan wisatawan, baik domestik maupun mancanegara.

Di sisi lain, kritik terhadap pelaksanaan pesta ini juga mulai berkembang. Penggunaan dana yang terkadang mencapai angka puluhan miliar dinilai oleh sebagian kalangan telah di ambang batas kewajaran, dan menciptakan budaya boros bagi masyarakat. Untuk sebagian warga, biaya pelaksanaan pesta rambu solok akan terasa sangat besar dan menjadi beban bagi mereka.

Meski demikian, mereka tetap harus melaksanakannya, dalam rangka menjaga gengsi dan popularitas. Belum lagi kewajiban untuk membayar utang bagi mereka yang telah membantunya saat pelaksanaan pesta.

Pro-kontra terhadap pelaksanaan ritual ini tentunya harus bisa disikapi secara bijak. Sebagai sebuah tradisi yang telah menjadi aset daerah tentunya kita tidak ingin budaya ini hilang. Oleh karena itu, diperlukan upaya yang sungguh-sungguh dari segenap elemen dan pelaku pembangunan untuk menemukan formula efektif dan menguntungkan.

Di tingkat masyarakat perlu terbangun kesadaran bahwa pelaksanaan pesta yang berlebihan akan lebih banyak berimplikasi negatif dibandingkan positifnya.

KESIMPULAN

Apabila masyarakat yang tidak atau kurang mampu, maka upacara adat kematian ini tidak dijalankan, dan seiringan berjalannya waktu Ada juga masyarakat yang tidak setuju terkait kewajiban pelaksanaan upacara ini, karena kurang masuk akal dan tidak jelas tujuannya.

Berkembang pula pemikiran yang menyatakan upacara ini tidak penting untuk dilestarikan. Orang yang mati harus segera dikuburkan, tidak menunggu berhari-hari. Hal ini dapat merusak kesehatan meskipun jenazah telah disuntik formalin untuk memperlambat terjadinya pembusukan mayat. Maka seharusnya adat tidak harus dijadikan beban.

DEMOKRASI INDONESIA vs DEMOKRASI BARAT

Demokrasi adalah pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat.

Istilah ini berasal dari bahasa Yunani δημοκρατία – (dēmokratía) "kekuasaan rakyat",yang dibentuk dari kata δῆμος (dêmos) "rakyat" dan κράτος (Kratos) "kekuasaan", merujuk pada sistem politik yang muncul pada pertengahan abad ke-5 dan ke-4 SM di negara kota Yunani Kuno, khususnya Athena, menyusul revolusi rakyat pada tahun 508 SM.

Pelaku utama demokrasi adalah kita semua, setiap orang yang selama ini selalu diatasnamakan namun tak pernah ikut menentukan. Menjaga proses demokratisasi adalah memahami secara benar hak-hak yang kita miliki, menjaga hak-hak itu agar siapapun menghormatinya, melawan siapapun yang berusaha melanggar hak-hak itu. Demokrasi pada dasarnya adalah aturan orang (people rule), dan di dalam sistem politik yang demokratis warga mempunyai hak, kesempatan dan suara yang sama di dalam mengatur pemerintahan di dunia publik. Sedang demokrasi adalah keputusan berdasarkan suara terbanyak.

Demokrasi di Indonesia, pergerakan nasional juga mencita-citakan pembentukan negara demokrasi yang berwatak anti-feodalisme dan anti-imperialisme, dengan tujuan membentuk masyarakat sosialis. Landasan demokrasi adalah keadilan, dalam arti terbukanya peluang kepada semua orang, dan berarti juga otonomi atau kemandirian dari orang yang bersangkutan untuk mengatur hidupnya, sesuai dengan apa yang dia ingini. Jadi masalah keadilan menjadi penting, dalam arti dia mempunyai hak untuk menentukan sendiri jalan hidupnya, tetapi harus dihormati haknya dan harus diberi peluang dan kemudahan serta pertolongan untuk mencapai itu.

Demokrasi barat biasanya disebut demokrasi liberal (atau demokrasi konstitusional) adalah sistem politik yang melindungi secara konstitusional hak-hak individu dari kekuasaan pemerintah. Dalam demokrasi liberal, keputusan-keputusan mayoritas (dari proses perwakilan atau langsung) diberlakukan pada sebagian besar bidang-bidang kebijakan pemerintah yang tunduk pada pembatasan-pembatasan agar keputusan pemerintah tidak melanggar kemerdekaan dan hak-hak individu seperti tercantum dalam konstitusi.

Demokrasi liberal pertama kali dikemukakan pada abad pencerahan oleh penggagas teori kontrak sosial seperti Thomas Hobbes, John Locke, dan Jean-Jacques Rousseau. Semasa perang dingin, istilah demokrasi liberal bertolak belakang dengan komunisme ala Republik Rakyat. Pada zaman sekarang demokrasi konstitusional umumnya dibanding-bandingkan dengan demokrasi langsung atau demokrasi partisipasi.

Demokrasi liberal dipakai untuk menjelaskan sistem politik dan demokrasi barat di Amerika Serikat, Britania Raya, Kanada. Konstitusi yang dipakai dapat berupa republik (Amerika Serikat, India, Perancis) atau monarki konstitusional (Britania Raya, Spanyol). Demokrasi liberal dipakai oleh negara yang menganut sistem presidensial (Amerika Serikat), sistem parlementer (sistem Westminster: Britania Raya dan Negara-Negara Persemakmuran) atau sistem semipresidensial (Perancis).

Sumber: wikipedia

Jumat, 25 Maret 2011

KAMPONG GLAM DI SINGAPURA

Kampong Glam atau nama aslinya "Kampung Gelam"
terletak di Singapura, menjadi pemukiman awal masyarakat Bugis dan Jawa dari Indonesia.

Kampong Glam mendapat namanya dari Pohon Gelam yang terdapat di seluruh Singapura hingga kini.

Terdapat pelbagai lokasi menarik di sini. Masjid Sultan, Istana Kampung Glam, Taman Warisan Melayu dan perkampungan tradisional Melayu Kampung Glam ialah antara lain lokasi menarik yang menyimpan 1.000 rahasia khazanah sejarah awal pembentukan Singapura.

Semua tempat ini, yang dibangun semasa pemerintahan Inggris, direnovasi dan dikelola dengan baik oleh pemerintah Singapura dengan kerjasama Lembaga Pariwisata Singapura (STB) setelah dikenal dapat menjadi produk pariwisata.

Dalam bahasa Melayu, kata "Kampung" berarti "desa atau penyelesaian" dan "Glam" adalah nama pohon tertentu, yang tumbuh di melimpah di daerah tersebut di Singapura awal. Pada awalnya, Kampong Glam adalah sebuah desa nelayan yang terletak di muara Sungai Rochor. Hal ini menjadi lebih padat dan tumbuh menjadi terkenal setelah Sultan Singapura, Hussein Muhammad Shah dan Temenggong menandatangani perjanjian dengan East India Company di tahun 1819.



Foto sumber: "Kampong Glam - Roh Masyarakat"

Pada abad ke sembilan belas, Kampong Glam tetap merupakan daerah etnis dengan pengaruh Melayu-Arab yang kuat. Ini adalah tempat di mana satu akan merendahkan Arab-Muslim untuk bahan makanan tradisional mereka dan barang dagangan. Tahun 1822 "Rencana Kota", Sir Stamford Raffles dialokasikan Kampong Glam ke, Melayu Bugis dan Arab. Seperti perdagangan berkembang, Farquhar disukai kuartal bisnis yang akan berpusat di sini, di Kampong Glam. perkelahian jalanan kasar keadilan, perampokan, dan penusukan yang umum.




Foto sumber: "Kampong Glam - Roh Masyarakat"

Tengku Ali dibangun Istana Kampong Glam tahun 1840 di Sultan Gate. Tengku Ali hanya diakui sebagai Sultan dari Singapura oleh Inggris, pada tahun 1855. Pada 1911, penduduk Singapura berjumlah lebih dari 185.000 dengan hampir tiga perempat dari Cina, laki-laki perempuan kalah jumlah 8:01. Kampong Glam, selama periode yang ditelan sebagai kota dengan perdagangan bersemangat, namun sikap durhaka dan semangat menghasilkan uang di mana kekayaan lebih dikagumi atas beasiswa. Hal ini telah menjadi, seperti Raffles telah diprediksi, "yang emporium dan kebanggaan dari Timur".



Apa yang kita lihat sekarang di Kampong Glam adalah berbagai warisan yang kaya diturunkan dari generasi ke generasi. Beberapa tradisi bertahan panjang dalam bentuk monumen, perdagangan, budaya dan praktek. Konservasi tempat ibadah, sekolah tua, rumah tua, beberapa di antaranya masih dalam bentuk aslinya sementara yang lain telah diperbaharui. Ini tetap kaya memberikan petunjuk dari gaya arsitektur dan kehidupan hari-hari awal. warisan yang kaya beragam tersebut hanya dapat muncul melalui rasa toleransi, berbagi dan ikatan, semua dikemas dalam semangat Kampong Glam.



Foto sumber: "Kampong Glam - Roh Masyarakat"

Terus-menerus meningkatkan standar hidup konstituennya merupakan keasyikan utama dari pemimpinnya akar rumput. Meningkatkan perumahan yang lebih dari 10 tahun dilakukan di bawah dua skema. Mereka lebih dari dua puluh tahun akan berada di bawah Program Utama Upgrade. Mereka antara sepuluh dan tujuh belas tahun akan memenuhi syarat di bawah Interim Upgrade Program, di mana pekerjaan perbaikan hanya terbatas pada daerah sekitarnya dan tidak ada kerja yang dilakukan di dalam flat individu.


Masjid Sultan. Bangunan megah dengan kubah emas. Di dalamnya pun terbentang karpet berbulu tebal dan tergantung lampu-lampu mewah. Ketika saya sholat disana, semuanya sangat bersih. Mulai mukena dan karpet tak berbau dan tak terlihat noda. Begitu penjaga masjid tahu kami orang muslim, dengan gampangnya meminta ijin untuk mengambil gambar. Padahal saya sudah was-was tidak bisa melakukan kegiatan itu disini. Keunikan Masjid ini adalah konstruksi di bawah kubah emas yang terbuat dari susunan boto kosong.

Satu lagi, Istana Kampong Glam. Bangunan yang telah di restorasi ini, dulunya menjadi tempat tinggal para sultan melayu. Konon beberapa anggota keluarga masih keturunan orang Indonesia. Terlihat dari replika gasibu dan replika kapal bugis.

Masjid Sultan terletak di Muscat Street dan North Bridge Road di kampong Glam Kabupaten Rochor Perencanaan dan dianggap salah satu masjid paling penting di Singapura, di mana ruang doa serta kubah menyoroti fitur bintang masjid.

Masjid ini pertama kali dibangun pada tahun 1824 - 1826 di samping istana Sultan Hussain, manejemen masjid dipegang langsung oleh cucu Sultan, Alauddin Shah sampai tahun 1879, dan tahun 1900 an awal, Singapura menjadi pusat perdagangan Islam, budaya, dan Seni, sehingga masjid terlihat terlalu kecil karena komunitas yang sedang berkembang.

Mulai tahun 1924 karena masjid mulai mengalami kerusakan, mulailah diadakan beberapa perbaikan oleh seorang arsitek Denis Santry Swan, dan Maclaren, dengan mengadopsi gaya Saracen, yang dilengkapi dengan menara, diselesaikan dalam waktu 4 tahun (tahun 1928).

Masjid Sultan hanya tinggal dasarnya saja, perbaikan hanya dilakukan untuk ruang doa di tahun 1960, kemudian dilengkapi lagi pada tahun 1993, dan pada 14 Maret 1975 ditetapkan sebagai Monumen Nasional, serta sekarang dimiliki oleh Majelis Ugama Islam Singapura (MUIS). (sakti, dari berbagai sumber)